- Karena dapat musibah yang merenggut harta keluarga gue, gue pernah ngerasain susahnya minta uang jajan seribu perak waktu masih SMP.
Musibah datang kapan saja. We’ll never know. Tapi segala ujian itu harus dihadapi. Di setiap kejadian selalu ada hikmah yang bisa kita petik.
- Pernah ngeliat sendiri ada anggota keluarga yang tiba – tiba nggak mau kerja dan cuman diem di rumah kayak org kemasukan, yang percaya Tuhan ngasih duit gitu aja.
Uang nggak jatuh dari langit. Kita mesti mau bekerja apa saja yg penting halal untuk survive.
- Pernah denger kata cerai dari anggota keluarga.
Manusia punya emosi. Kalau kita menikah artinya kita menemukan soul mate kita. Tapi sepanjang apa kita berjodoh sama soul mate kita, bukan kita yang menentukan.
- Pernah denger affair dari keluarga gue sendiri.
Affair yang bikin keluarga berantakan adalah pure kesalahan manusia. Kalopun istri dan suami loe nggak menyenangkan elo heart and soul, itu tidak meng-legalize-kan elo for having an affair. You’re a loser.
- Punya family member yang masuk jail for certain time. And believe me, sebanyak berapapun loe bayar dan mewahnya fasilitas yang loe punya, nothing yang bisa dihargain untuk hidup tanpa jeruji.
Kaya miskin, berpengaruh atau tidak, you have to pay the crime yang udah loe commit, face it. Personally, gue lebih menghargai orang yang ngadepin hukumannya daripada lari menghindar. Apalagi pake buron. Bikin orang susah aja loe!!.
- Pernah ngalamin kalo my mum nggak punya duit sama sekali buat uang belanja. Jadi hari itu kita puasa. J.
Hhhmm banyak berdoa waktu itu, supaya pada saat buka dan kita cuman makan telur pake kecap rasanya akan seperti nasi padang garuda, dan air putih rasanya kayak es buah yang segar.
- Pernah panik dan ketakutan, waktu denger kedua kakak gue sakit dan harus masuk rumah sakit.
Berdoa yang banyak sama Tuhan. Supaya Tuhan kasih kesempatan buat organ tubuh kakak2 gue yang sakit jadi sembuh, jadi bisa liat gue nikah, liat anak2nya nikah, liat anak gue nikah, liat cucunya nikah …. J
- Punya pacar long distance dan ngabisin duit banyakkkkkkkkkkkkk banget buat telepon dia. Walaupun akhirnya putus, tapi nggak nyesel tuh…
I don’t hate long distance. Dari long distance ini gue jadi lebih menghargai relationship. Physical is nothing? OF COURSE NOT! Tapi …. is not everything.
- Ketakutan abis waktu kakak gue kecelakaan mobil.
Waktu itu berdoa kayak pak haji mau ngusir George Bush. Takut banget kakak gue kesakitan. Kesehatan is EVERYTHING!!!
- Ketakutan, setiap ipar gue mau melahirkan para keponakan gue.
Mau pingsan. Mau nangis. Keringat dingin. Tapi semuanya kebayar waktu denger tangisnya.
- Ketakutan berat, kalo kakak gue berantem sama istrinya, dan besok paginya gue liat kakak gue tidur di kamar tamu rumah kita.
Berdoa banyak banget supaya, pulang kantor kakak gue udah pulang ke rumahnya sendiri. Kalo hari itu belum pulang, ya berdoa terus…. Sampe dia pulang.
- Pernah liat bagaimana 1 per 1 nyokap mulai ngejual perhiasannya untuk biaya makan.
Perhiasan adalah investasi juga. Berguna lho di kala kita bener2 abis nggak punya uang.
- Pernah ngerasain bagaimana orang melecehkan gue karena kelakuan anggota keluarga gue.
Ketenaran bukan segalanya, your personality is. Your mouth might be the strongest body part of all, but you have a heart to control it.