Archive for September, 2007

Nice weekend

Sabtu.

Buka puasa bareng Nca di PIM. Senang. Karena banyak ceritanya, somehow Nca change. :). As in good change. *cross my fingers*. Tapi gue kena macet boo ke PIMnya. Dari rumah tercinta jam 4.30, kita sampe jam 7 aja lho. Parkirnya di Ranch Market pula. Untung rambut gue lagi jelek. Gue nyebrang cing dari Ranch ke PIM2. Amit2. Untungnya aku nggak pernah jalan2 pake sendal dengan hak. Hihihi. I love you, sendal teplek. :).

Makan di bakerzin. Ih penne kita udah nggak terlalu panas. Tapi gue bolak balik aja boo, masih ada sih yang anget suam2 kuku kucing. Gue makannya lahap. Karena gue buka di mobil hanya dengan segelas air putih. Tapi tetep aja lho nggak abis. Langsung penuh perut kita. Penne biadab. Dia ngembang kali ya nee di perut gue? Ekekekek. Terus melanjutkan kopi time. Coffee bean penuh, J.co penuh. Akhirnya landed deh di Starbucks. Nca curhat, about work and … yah beberapa personal issues. Gue ketawa. ikikikiki.. Pertamanya sih gue berusaha untuk nggak nge-judge curhatannya Nca tentang beberapa oknum temannya yang nggak bertanggung jawab (ih serem, kayak polisi deh gue), tapi kalo udah interupt and corrupt other people’s interest and trust, rasanya kok gengges (baca: ganggu) ya nee?.

People are people. Yah, nenek2 juga tahu. Nggak ada yang perfect. Believe me, being perfect is piece of cake. Tapi membuatnya tetep perfect, gue rasa itu ujian buat kita jadi manusia. Godaan datengnya kalo bulan puasa gencar ya boo? Hehehehehehe tapi seperti nasehat gue pada semua keponakan perempuan gue yang berjumlah 6 itu, “Nak, kita nggak boleh cari musuh. Tapi kalo ada musuh di depan kamu, cuman 1 yang harus kamu lakukan. YOU FIGHT!” :).

Lalu aku anter Nca pulang. Lalu aku ketemu … Adek. God!. She’s so big. And extremely chubby. Nggak tahan gue, untuk nyuruh dia diet. When you are 24 and wearing babydoll to the malls, and you met people you know, and they say “Aduh udah berapa bulan? Selamat ya!!”, you have weight issues. Believe me, being a freak for health conscious like moi, it’s definitely not a flaw. That’s why i love fasting. Selain loe sehat, you will feel cleaner. Physically and Spiritually. Combine with Yoga, YOU’RE A ROCK STAR!.

Minggu.

Buka puasa w/ Nanda. Tapi ke salon dulu. Dan salon gue penuhnya kayak orang antri dana BLT boo. AKhirnya pindah ke salon yang belum pernah gue datengin dan itu recommendnya Nca. It went … FABULOUS. I LOVED IT. I’m soooo going back.

Pisa cafe Jl. Sunda.  Gue ketemu di Aston sama Nanda. Janjiannya jam 4. Tapi aku dateng jam 5 lho. Abis kelamaan di salon. Hihi. Ke Pisa Lancar. Uh senang. Sampe sana 10 menit sebelum buka. Makanannya enak. Sayang, Nca nggak bisa ikut. Next, aku mau jalan bertiga ah.

Baiklah. Happy Monday everyone!

Kata mereka :)

Gue baca2 blog lama gue. I’ve talked so many times about Nca & Nanda and how i’m not going to extinct because living single and swearing a lot. Hahahahahahahaha.

There are some readers, sent me a message. You’re a feisty BITCH!. Yikes. I don’t even know her … and I don’t even know him. :).

Ih … takut. I know i’m no angel. but a feisty bitch? Hihihihi. I thought i’m a joker. Kata temen kantor gue pelawak. Kata mami, gue manusia tanpa hati dan kalaupun ada terbuatnya dari alumunium foil. Kata papi, gue robot. Kata pusi, kucingku … miiiiawwww. wikikikik. Kata gue, gue biasa aja. :) *tawa setan*

Sore Fuckin’ throat

Kalo gue lagi radang tenggorokan, gue nggak bisa makan

Kalo gue nggak bisa makan, gue laper.

Kalo gue laper, gue nggak bisa tidur.

Dan kalo gue nggak bisa tidur, I could get really cranky.

Radang tenggorokan oh radang tenggorokan … udah 4 amoxicillin gue makan dalam 2 hari. Ngemut FG Troches setiap 6 jam … oh oh kenapa tenggorokan gue masih sakit … Oh aku benci sakit … nggak bisa dateng ke buka puasa di rumah tanteku, nggak bisa ke farewell-nya kakaknya Nanda di Trattoria, nggak bisa ke tukang jahit buat jahit bahan dari kakak ipar gue, dan yang paling sedih nggak bisa cium keponakan2ku wiken kemarin … huhuhuhuhu *nangis* aku benci sakit…

Untungnya di rumah ada havermut dan kucing kampung yang baik hati … menemaniku di rumah. Hiks. Karena kalo sakit … mendadak semua orang nggak mau temenan … hehehehe even bokap gue aje nggak mau deket2 kalo gue keluar dari kamar .. ihik ihik .. aku benci radang tenggorokan.

Ih udah hari ke 5 puasa, eke masih nggak puasa aja. :).

the moment has passed… but i try *senyum Bartimeus*

Mestinya kemarin nulis blognya, tapi entah kenapa kemarin internet down. Can not open a single goddamn web di komp. Swearing a lot, of course. Why not, it’s not like i’m going to extinct doing that.

Wikennya fine. Pretty memalukan actually. Gue ama Nanda nonton film … yg paling jelek yang ada di 21. I’m in the mood for mocking so don’t expect to read anything sweet.

What Nanda did not know that day … gue sebenernya kena macet sebelum sampe ke 21. Abis kerja, judulnya adalah ribet. Gue anter nyokap dulu ke Bintaro and it took like …. 2.5 hours from pejompongan to Bintaro. The road was like hell. But sweeter. Gue cuman nggak percaya dengan waktu yg gue abisin sekian lama di jalan dalam keadaan berhenti ternyata penyebabnya cuman gara2 para driver bodoh yg iq-nya pada tiarap nggak bisa jalan cepet di jalanan segede itu. Karena di depan tuh nggak ada apa2. Nggak ada truk keguling (amit2, sambil ngetok meja), nggak ada mobil rusak, nggak ada demo, nggak ada yg jatoh gitu atau apa kek … (amit2 lagi, sambil ngetuk meja)… pokoknya nggak ada apa2. NAJES. Orang jakarta adalah orang paling goblok di jalan. that includes me, karena gue masih tinggal di Ibukota ini dan … karena gue milih jalan yang sama dengan orang2 goblok itu. Nggak cuman yg naik kijang, truk, bis, jaguar, BMW … you name it. Jakarta’s Drivers are STUPID!!. Kalo di tes IQ pasti Jakarta paling rendah.

Never in my life i felt that stupid for the choice i have made. My self disgusts me. I’m not an activist for what so called pecinta bumi. But that Saturday, gue sampe mau nangis mengingat polusi yang udah gue buat karena kemacetan hari itu. Bensin 3/4 tangki langsung mendekat ke E. God… Bensin 200 ribu nguap, untuk ketololan. Gue benci diri gue hari itu.

Seperti org Jawa yang selalu melihat dari sisi untungnya, maka yg ngebuat gue sedikit tenang (tapi sedikit banget) adalah untungnya gue cuman bawa mobil on the weekend.

Selebihnya I’M A PUBLIC TRANSPORTATION FIGHTER!!. You think you’re tough? Try Jakarta’s Public trans, man… Dalam cuaca panas, hujan, hujan angin, kebanjiran, demo, macet total, dan segala kemungkinan lain yg mungkin terjadi. Sampe kadang loe nggak habis pikir sesuatu yg loe anggap nggak mungkin jd alat transport … dapat melakukan fungsi itu. :).

I love Jakarta dengan kemacetan? YOU LIED! Loe ngomong gitu karena saat ditengah keadaan itu loe dalem mobil loe, dengan AC, Michael Buble’s songs di CD player loe, dan cewek di samping loe kan? BAH!

Oh it feels good to be alive and saying all of this.