Archive for February, 2008

Immune

When one of your friends out of nowhere paged you with a message, “My wife slept with my best friend. Is this what it feels like when you were breaking up with him. How did you handle the pain?”
I was flat.
I reply with, “Forgive and forget. Move on. Believe me, life is worth living even with the pain. And he didn’t cheat. I lost him. 2 different things”.

If there’s a word that can describe how I felt that night it wasn’t pain, the word was … empty.
A person with no soul.
A flesh and blood dementor.
Fell to a well with no bottom.
I wish I can hear the sound of my head hit the bottom of the well, so by that time I knew I’ll be dead. But I didn’t.  I didn’t die. Just keep falling.
Dead for months. Then, I’m numb.
Immune.

Dokter oh dokter

Tadi malem, pulang kantor ke Dentist ama ibuku. Gigi Prita ada yang berlubang, Ihhhhhhhhhh jorok ya? Sebel deh. Makanya langsung ke Dentist. Ibu gue yang dorong2 gue ke dentist … Ya udah deh karena ditemenin, jadi gue berani. Lagian mau ada tante & oom gue dan sepupu2 gue juga pada dateng ke dentist karena pada mau periksa, jadi gue rada seneng banyak yg nemenin. Terus Ade dateng lagi… huhuhu, nyaman.
Gue takut deh kalo ke dokter. Selain dentist, gue juga ke nutrionist karena menurut ibu gue, gue anorexic (padahal menurut gue, gue cuman more health conscious  aja…that is 2 different things kan?) dan obgyn karena gue kalo mens bisa sakit banget sampe guling2 dan nggak masuk sekolah atau kantor kalau nggak tahan.
Dentist gue, gaul abesss … dulu kalo weekend maennya ke Kemang, ke Dragonfly … wekekekeke jadi kalo ngobrol asik deh. Tapi sekarang agak berkurang … krn anaknya ada yang punya disability dan baru aja divorce … ssssttt, tapi teteup asik…
Lubang gigi aku katanya kayak sumur… hiiiiiiiiiiiiiiii SEBEL!!!. Tapi cepet deh dikerjainnya, cuman 20 menit ajah. Terus udah putih lagi … ohhhhh senanggggggggggggggg… Pagi ini aku makan oatmealku tanpa ada rasa mengganjal lagi … hihihi loe jijay ya? BODO. Pagi ini aku senang, karena gigi aku udah sehat lagi … Nggak rugi keluarin 250rebu dalam waktu 20 menit untuk my teeth…

Thanks Dokter Ayu … MUACHHHHHHHH …

Black or White Never Grey

Gue termasuk orang yang nggak terlalu peduli dengan berita2 mengenai mantan pres kedua Indo, Almarhum Suharto. Dengan sakitnya almarhum waktu lalu sebelum berpulang, gue cuman comment “That man is 87 years old, right?”.Banyak yang masih menuntut naninu naninu about harta soeharto yang didapat dari korupsi and blab la bla … Kalo harus tetap diadili and blab blab blab …

Hhhmmm, tadinya gue nyoba juga buat baca. Tapi akhirnya jatuhnya gue juga nggak peduli about status hukum mantan pres itu.

Gue cuman bisa ambil pelajaran …

Gue thankful karena orang kayak beliau pernah jadi presiden di Negara gue ini. Dia udah mengajarkan gue dan kakak2 gue jadi tough, strong, dan nggak pernah putus asa. Dan ngajarin juga bahwa uang, materi, dan jabatan bukan segalanya. Gue melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana pada masa Suharto, tentara di atas angin, dan bagaimana keluarga gue pernah teraniaya ama tentara. Salah satu yang paling baik diajarkan ama orang tua gue adalah kita tidak boleh membenci, ambil semua hikmah dan positif dari setiap kejadian, dan kita harus menyuarakan pendapat kita, no matter what. So, I don’t hate tentara, lagian not all tentara like Almarhum Suharto juga kok, kata mami waktu eyangnya dia jd tentara eyang baik nggak suka intimidate gitu :P … wekekekekekeke. Gue cuman tetep berdoa dan belajar terus, supaya … gue tidak menjadi seperti mereka, soldiers yang drunk ama power.

Gue pernah merasakan segala fasilitas yang ada di-cut dan semua luxury yang gue punya, ilang. Hanya dalam semalam. Melihat bokap nyokap gue disuruh2, dimintain duit … paling nyiksa sih liat mami. Karena mama gue itu Tuan Putri berat di rumahnya. Nyokap gue nggak selsein kuliah then got married. Selama idupnya dia cuman tinggal di rumah ortunya dan suaminya. Mami yang udah biasa idup enak mesti beradepan ama orang2 seragam yang kemana – mana bawa gun. Yikes. Kerjaannya nangis aja tiap abis shalat malem. Ampun. Gue waktu itu masih umur 13 taun.

Dengan semua pengalaman yang tergambar di depan mata, semua itu membuat gue dan kakak2 gue learn a lot.

Loe still bring gun in your car compartment? Hopefully for a different reason. Bukan reason cemen yang dipake ama tentara2 brengsek yang kerjanya suka intimidate civilian, juga bukan reason yg dipake kakak gue … untuk nakut2in supir angkot, HAHAHAHAHAHA. So, I’m thankful for him. Thankful for tentara juga, karena mengajarkan gue dan memberikan gambaran persis kayak apa kita kalo kita drunk ama power. Thanks ya boo…

Yg gue suka dari tentara, mereka tu strict. Jawab A ya A, jawab B ya B. Punya pendirian, nggak plin-plan, nggak kayak bencong kanan kiri ok. Kalo gue bisa quote dari buku Macho Man Ngomong Cong-nya Fa yg gue baca, apa yg gue dapet ama intimidasinya Army people menjadikan gue orang yang memiliki black-or-white-never-grey personality. Penting tuh cing buat gue.

Sayangnya, almarhum nggak ngajarin itu ke anak cucunya. Jadinya ya seperti yang ada sekarang … I think they can do MUCH BETTER THAN WHAT THEY’RE DOING NOW!

Not fighting for u, I’m sorry

When you have to face your worst nightmare there are only 2 choices you have to choose. Fight or flight. Sometimes you hope there’s a strength that can stand to face your fears. But despite ourselves, we run.

Quoted from Heroes Season 2, episode Fight or Flight.

I know how to fight, I’ve been there.

Surely I know how to fight the worst nightmare. I deal with it.

But I don’t know how to fight for … you.

Then I’m starting to lose it.

Now I don’t even know how to love you.

And the weirdest part is I’m not afraid.

Guess for us, I’m not a fighting kind after all.

Especially for a clueless 30-something loser like you.

I’m sorry.

Prita

;)

Minggu2 lalu bored ama rutinitas, krn nggak terlalu BC. Tapi minggu ini membeludak. Application2 udah mulai dibukain ama bos. Gue ada cerita, dan sebaiknya nggak loe lakukan. Kalo Personnel loe adalah boss gue, abissss aja loe. Ada candidate yang kirim application pake kertas kado yang dibentuk kayak brown envelope. So not professional. Dan dia ngaku udah pernah kerja 3 taun disalah satu NGO di Amrik terus terakhir kerja di salah satu provider selular di Indo. Gila, siapa yang bikinin tu amplop ya?? Nggak habis pikir gue.

Terus ada lagi yang apply bilang … I’m 26 years old and I was married. Tapi di CVnya dia bilang married dengan anak 2. Yang bener yang mana? Was atau am nih??

Lucu2.

Loe mau pindah kerja?? Think again. Make your CV right. Make your application, neat and firm. Nggak usah mencla mencle … pengalaman cuman sebulan? Nggak usah ditulis deh kayaknya …

Ada lagi yang kirim fotonya pake gaya, glitter, terus senyum terlalu ramah. Ada cowok yang kirim CV fotonya ketebelan make up. Gue rasa dia kirim foto itu juga buat ngelamar Indonesia’s Next Model … Model sampul rapot.

Ruwet deh otak gue disuruh nyortirin orang2 sebanyak itu … Today, udah dalam tahap nelpon2in …Salah satunya …

A : Mbak, nanti saya ketemu siapa?

Gue : Ke reception saja, bilang akan mengikuti tes buat posisi …… Belum ada interview pada tanggal …..

A : Saya bicara dengan siapa?

Gue : Saya Prita. Papa-Romeo-India-Tango-Alpha…

A : Aduh mbak, bagus banget sih namanya …

Gue : ????? (dalem ati, Penting ye? Gila, nggak mempan banget ni orang mau ngejilat). Sampai hari …. jam …. Terima kasih.

People, loe mau pindah kerja? Kapan terakhir loe urusan ama beginian … It’s 2008, people. Kalo loe ud terlalu lama nggak ngadepin personnel, watch out your attitude deh. Daripada daripada, kan mendingan mendingan.

Lovely Weekend

Pas Imlek, di rumah aja. SMS-in temen2 yang imlek, males2an di rumah, maen komputer, and telpon2an ama temen gue.

Besoknya, huuu bosen di rumah boo. Ke PIM. Ama dia. Senang. Maen ding dong, belanja Metro, belanja Hero, beli sendal, terus makan di chopstix. Curhat2an. Dari yang ketawa ketiwi, sedih bentar, ketawa lagi sampe nangis, dan nangis karena nangis. Hhmmm … gue sangat menghargai apa yang gue punya dengan dia. 23 taun gue temenan ama dia. Dan gue admire dia. Dari anak pejabat department pemerintah yang “basah” dan bisa belenji uang 10 juta dalam 30 menit kayak ngelap kotoran yang nempel di sepatunya, sekarang bisa jadi orang yang bertanggung jawab dalam keluarga, bisa naik kendaraan umum, dan belanja di pasar emperan. Not so many guys yang gue kenal bisa begitu. Pulang dari PIM jam 5 sore. Bokap nyokap gue mandang gue dengan pandangan heran karena udah pulang saat kalong2 belum pada keluar. Ada apa dengan anakku ini? Gue melenggang masuk dengan buku yg gue baru beli di PIM. Cuek ngeliat bokap yang jaw dropping. Lg males debat. Ekekekek.

Btw, PIM is like my 2nd home. Jatuh cinta berat ama mall ya di PIM itu. PIM is haven. Cuman punya 100 ribu aja, gue betah berlama - lama di Mall itu. Tau napa.

Besoknya pas Sabtu, udah appointment ke salon. Siangnya mau ketemu Nanda. For me, good hair day is a must. Gue pernah cerita kan kalo tiap 2 hari sekali gue ke salon supaya rambut keren di kantor?? Kadang kalo kelewat karena gue sibuk dan jadwalnya bentrok ama playdate gue ama anak2, gue switch ke hari lain. So at least 3-4 days lah ke salon. Salon freak? Ah nggak ah … *nunduk malu2*. Jalan ama Nanda, nemenin Nanda beli buku … aku beli sepatu. Hihihi … sepatu yang gue incer 50 persen off, sepatu rotelli batu2 yang kalo masuk kaki gue, aku merasa bisa injek idung cowok kurang ajar yang suka misscall2 nggak jelas, heran hari gini miss call? are you u 17?. Ah… idup indah banget kalo berhasil beli sepatu bagus dan harganya diskon. :P

If this is what it feels like to have an orgasm, I don’t need to have sex, do I? Cihuy, problem solved. Single for good and buying lots of shoes. I’m on the top of the food chain cing…

Pulang, sampe rumah 7.30 malem. Ih bokap ama nyokap gue pandang2an nggak ngerti, kenapa tumben banget gue pulang di bawah jam 9 malem. Sekarang malah sebelum jam 8. Nyokap gue bilang, “Kamu sakit ya? Masuk angin ya sayang? Is there anything i could do?”.

:)

Gue kok kangen Nca ya? Gawat nih.